Logo
Print this page

Bahas Islam Transnasional, Seminar Akbar Al Kahfi

CEGAH KEKERASAN: Lewat seminar yang diadakan pekan lalu, Yayasan Al Kahfi berharap konflik yang merusak rasa kebersamaan dan keutuhan bangsa tidak terulang CEGAH KEKERASAN: Lewat seminar yang diadakan pekan lalu, Yayasan Al Kahfi berharap konflik yang merusak rasa kebersamaan dan keutuhan bangsa tidak terulang

Seminar Akbar Al Kahfi

BANYAKNYA konflik dan kekerasan yang dilakukan umat Islam terhadap sesama umat Islam dan umat lainnya dikhawatirkan bisa merusak rasa kebersamaan dan keutuhan bangsa Indonesia.

Dengan harapan ada pemecahan sehingga kasus-kasus di atas tidak terulang dan umat beragama bisa saling menghargai, STID Al Hadid yang berada di bawah Yayasan Al Kahfi menyelenggarakan seminar dengan judul Pengaruh Ajaran Islam Transnasional terhadap Keutuhan Bangsa Indonesia. Seminar tersebut diadakan di Gedung Bangsal Pancasila Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya (28/4).

Tiga narasumber dihadirkan dalam seminar tersebut. Ketua Yayasan Al Kahfi Suwari SH menyampaikan gagasan tentang pengaruh ajaran transnasional terhadap keutuhan NKRI. Sedangkan Wakil Komnas HAM Drs Imdadun Rahmat MSi menyampaikan pengaruh ajaran Islam transnasional terhadap konflik antar aliran agama di Indonesia. Sementara Dosen Politik Islam IAIN Sunan Ampel Surabaya Dr Ainur Rofiq mengangkat pengaruh ajaran Islam transnasional terhadap rasa kebangsaan.

Dr. Edi Purwinarto menjadi keynote speaker seminar
Ketua Yayasan Al Kahfi Suwari menyampaikan materi

Seminar transnasional juga dimeriahkan Alkahfinita yang merupakan departemen kesenian Yayasan Al Kahfi. Alkahfinita membawakan lagu-lagu kebangsaan. Di antaranya, dua lagu ciptaan sendiri, yaitu Negeri Indah Pujaan dan Indonesiaku.

Lebih dari 2.000 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, akademisi, dan umum yang berasal dari berbagai kota hadir dalam seminar tersebut. ”Kami memandang pelajar, mahasiswa, dan kalangan akademisi merupakan barisan terdepan yang harus mengerti tentang Islam rasional dan kebangsaan serta bertanggung jawab terhadap keutuhan dan kemajuan bangsanya,” kata Ketua Panitia Seminar tutur Andriansyah.

Acara dibuka Dr Edi Purwinarto yang mewakili Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang berhalangan hadir. Beliau mengapresiasi STID Al Hadid sebagai rumah bagi generasi muda muslim yang toleran. Dia berharap STID Al Hadid menjadi pilar segi tiga besi, yaitu kesejahteraan, pembangunan, dan terciptanya suasana yang damai di Jawa Timur.

Pembicara Imdadun Rahmat (kiri) dan Ainur Rofiq
Suasana seminar yang serius namun tetap santai

Dalam kesimpulannya, Suwari menyampaikan ajaran Islam transnasional punya potensi pengamalan agama secara radikal karena diimpor dari suasana konflik Timur Tengah dengan barat serta kesalahan memaknai syariat Islam dalam Alquran. ”Solusinya adalah Islam harus bertitik tolak pada persoalan-persoalan kebangsaan dan menggunakan akal dan ilmu pengetahuan modern sebagai metodologi,” ungkapnya.

Menurut Imdadun, akar pemikiran Islam transnasional adalah memaksakan Islam tetap murni dan tidak boleh menyatu dengan budaya lokal. Pemaksaan itu menjadikannya berlaku antagonis terhadap empat pilar kebangsaan NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika. ”Solusi untuk menangkal intoleransi adalah mereposisi pengertian jihad dan memperkuat sosialisasi empat pilar kebangsaan,” tutur Imdadun.

Peserta antusias mengikuti jalannya seminar
Penampilan Alkahfinita dan paduan suara STID Al Hadid

”Ajaran Islam transnasional tidak memiliki kontribusi terhadap kemerdekaan, malah gagasan-gagasannya melemahkan NKRI karena cenderung radikal dan menentang demokrasi dan Pancasila. Ajaran ini menimbulkan konflik antarumat Islam karena menentang ulama dan menimbulkan perpecahan bangsa,” imbuh Ainur. Menurutnya formula yang tepat adalah antarumat Islam tidak saling menghujat dan menjalin kerja sama.

Antusiasme peserta terasa sejak pembukaan yang sudah memenuhi acara hingga meluber ke luar gedung. Peserta aktif bertanya kepada seluruh narasumber untuk memperdalam usaha membangun Islam yang rasional, toleran, dan damai. Seminar ditutup dengan lagu Tanah Air oleh Alkahfinita. ”Seminar ini secara lengkap kami sajikan di website yayasanalkahfi.or.id,” tutup Andriansyah. (ran)

Sumber: Jawa Pos Edisi 3 Mei 2013

Lihat Materi Pengaruh Islam Transnasional Terhadap Keutuhan NKRI

Download Materi Pengaruh Islam Transnasional Terhadap Konflik Antar Aliran

Lihat Galeri Seminar Akademik

Video lengkap Seminar Kebangsaan akan segera hadir. Nantikan!

Last modified onTuesday, 07 May 2013 09:42
Rate this item
(20 votes)
Template Design © yayasanalkahfi. All rights reserved.